Fergie dan Pep, dua kutub dalam satu tempat


berbicara tentang prestasi, kedua peracik strategi ini tidak bisa dipandang sebelah mata lagi.

ImageFerguson, seorang skotlandia yang telah mengubah manchester red dari tim medioker di era 80 an mampu memutus dominasi sang seteru abadi, the Reds. Seperempat abad menukangi tim setan merah, koleksi trophi teather of dream pun membludak. Fergie mempersembahkan 12 gelar Premier League, 5 gelar FA Cup, 4 League Cup, 2 liga champion, UEFA Cup, European Super Cup, Intercontinental Cup, dan FIFA Club World Cup.

Tahun 1998-1999 menjadi sebuah pencapaian terbesar Fergie’s babe, meraih treble winner membuat pelatih lain seantero Inggris raya akan kesulitan untuk menebus salah satu suksesnya ini. Apalagi pada tahun itu, salah satu gelar yang sangat dinanti-nati oleh Mancunian di seluruh dunia adalah gelar liga champions yang terakhir kali dimenangi pada tahun 1968. Pada pertandingan final liga champions menghadapi tim Bavarian, Bayern Munich, disinilah salah satu bukti bahwa bola itu bundar dan bukan sekumpulan rumus matematika. Betapa tidak, dua gol dalam waktu 2 menit menjadikan M.U keluar sebagai juara Champions pertama kalinya sejak ditangani oleh Pelatih kelahiran 1974 ini.

Kesuksesan Fergie ini merupakan pembuktian atas manajemennya, disiplin ketat, kepintaran mengolah taktik, dan sikap yang diperlihatkan menjelang pertandingan.  Dia juga melatih sosok seperti Bryan Robson, Eric Cantona, Roy Keane, David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs, Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney, dan Cristiano Ronaldo, yang tak perlu diragukan memberikan andil terhadap sukses dirinya.

ImageGuardiola, adalah pria asli katalan yang baru menginjak usia 41 tahun dan telah memberikan 13 tropi buat El Barca.2008, diunjuk sebagai pengganti Franck Rijkard yang gagal memberikan gelar buat barca, ia mampu menjadi pelatih termuda dan tersukses yang mampu meraih trebel winner di musim pertama menukangi sebuah klub (La Liga, Copa Del Rey, dan Liga Champions). *sebagai catatan, fergie mampu meraih prestasi yang sama setelah meramu MU 13 musim*

Pada musim 2009-2010 menjadi musim terbaiknya dan rekor pelatih pun pecah pada musim ini. Ia membawa El Barca menggenggam mahkota Piala Super Spanyol, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antar Klub sebelum pergantian tahun. Artinya, sepanjang 2009, Guardiola berhasil mengantarkan barca menyabet enam gelar. *fergie belum mampu menyamai rekor ini*. Namun di musim 2010, kutukan tidak mampu mempertahankan tropi liga champions rupanya terbukti. el Barca tak mampu menghadapi tim pertama italia yang mampu meraih trebel winner yaitu La Beneamata, Intermilan. Kalah 1-3 saat bertandang ke Geussepe Miazza, tim katalan hanya menang 1-0 di Nou Camp. Pada saat itu, pelatih intermilan adalah the special one, Jose Mourinho yang sekaligus menjadikannya sebagai public enemy nya publik katalan saat melakukan selebrasi yang berlebihan dengan mengacungkan kedua tangan kepada pendukung barca saat itu.

Tapi masih musim yang sama, Guardiola berhasil menjadi pelatih Barca pertama yang memenangkan empat duel El Clasico beruntun kontra seteru abadi, Real Madrid. Gelar La Liga pun dipersembahkan Guardiola sekaligus mengantarkan Barca meraih empat gelar dalam satu musim.

musim 2010-2011 , setelah memenangkan gelar la liga secara beruntun dalam 3 tahun masa kepelatihannya, el pep’s team tak mampu mempertahankan gelar del Rey karena kalah 0-1 dari seteru abadi dari ibu kota. Pada musim ini juga, laga terpanas di dunia (El CLassico) digelar 4 kali dalam 18 hari. Semua penggila bola seakan dimanjakan dengan partai yang acap kali diwarnai dengan emosi pemain, pelatih, staf, hingga suporter. dari ke 4 pertandingan tersebut, barca menang sekali, madrid menand sekali, dan lainnya berakhir seri. Di tahun ini, Barcelona mampu menjuarai liga champions untuk kedua kalinya bagi pep setelah mengalahkan fergie’s babe dengan skor 3-1.

Di musim terakhirnya (2012), mantan pelatih Barcelona B itu kembali mencatatkan rekor baru bagi Barca. Kesuksesannya mengangkat mahkota Piala Super Spanyol dan Piala Super Eropa, membuat Pep menjadi pelatih Barca yang paling banyak memenangkan gelar juara.

Koleksi gelar Guardiola semakin menumpuk usai membawa Barca menjinakkan wakil Brazil, Santos di babak final Piala Dunia Antarklub. Mantan jendral lapangan tengah Timnas Spanyol itu berpeluang menambah pundi-pundi gelarnya setelah Barca lolos ke partai final Copa del Rey. Tapi sebelum itu, Guardiola wajib menundukkan Athletic Bilbao.

Sayang seribu sayang, Guardiola gagal memberikan kenangan manis di pentas Liga Champions usai disingkirkan Chelsea di babak semifinal.

Image

Dua pelatih jenius duduk di satu tempat saling memuji dan saling menghargai adalah gambaran pada saat kedua pelatih ini pada saat FIFA Baloon d’or pada tahun 2011. Membandingkan kedua pelatih ini kayaknya kuranglah pantas, sarat prestasi dan sarat dedikasi. Fergie dengan usia 71 tahun mampu meraih 27 gelar bersama tim setan merah. Pep mampu meraih hampir setengah prestasi fergie, 13 gelar, bersama barca dengan usia 41 tahun dan 4 tahun masa kerja.

Ada satu hal yang membedakan mereka berdua, apalagi kalau bukan Kedewasaan. Saya juga kurang tau pasti kenapa pep begitu cepatnya meninggalkan tim super hebat seperti barca. Namun, saya bisa menangkap bahwa kegagalan membawa barca menuju kesuksesan seperti tahun sebelumnya telah membuat pep mengambil jalan pintas ini. Lain halnya dengan Fergie, acap kali tim asuhannya puasa gelar seperti tahun ini. Apalagi tahun ini adalah tahun paling kejam buat Fergie selama masa kepelatihannya karena rantai juara liga inggris sejak 2010 terputus sudah oleh tim Moneychester city.

 

Saya mengamini apa yang dikatakan oleh Roy Keane, “saya lebih memilih MU tidak keluar sebagai juara pada musim ini, agar pasukan muda MU mendapatkan pelajaran lebih”.

About rahmatnawisiregar

tidak ada sesuatu yang spesial dalam diri ini. masih begitu banyak hal yang perlu saya pelajari. menempatkan diri dalam kondisi kritis, keluar dari zona kenyamanan yang ada, dan yakin bahwa semesta akan mendukung
This entry was posted in olahraga. Bookmark the permalink.

3 Responses to Fergie dan Pep, dua kutub dalam satu tempat

  1. nawir says:

    sama seperti sengit nya kita bg

  2. Bagaiman denga Jose Mourinho,,,!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s