CROWS ZERO


 

GambarFilm yang merupakan hasil adopsi komik yang berjudul “The Crows” bercerita tentang seorang anak bos besar Yakuza yang bernama Takiya Genji. Dia ditantang oleh ayahnya untuk menguasai sekolah antah berantah bernama Suzuran. Sekolah ini merupakan tempat berandalan yang setiap hari diwarnai oleh kekerasan. Hukum rimba berlaku di sekolah ini, siapapun yang mengalahkanmu, maka kamu wajib menjadi pengikutnya.

Suzuran sebelum kedatangan Genji dikuasai oleh Seizawa Tamao yang berperawakan pendek dan kalem. Gambar

Di belakang serizawa ada Tokaji yuji, dua tahun menjadi pengikut serizawa, dialah otak dari pasukan serizawa.

Gambar

Ada salah satu dari pasukan serizawa yang menjadi juara judo, dialah Tsutsumoto Shoji.

GambarLalu ada teman SMP genji yang dari kelas 1 sudah bersahabat dengan serizawa, Tatsukawa Tokio.

GambarLalu orang yang mereka ikuti, “Sang Raja Buas”. Serizawa Tamao. Bersama-sama mereka berencana menguasai suzuran, dan separo suzuran sudah ada di genggaman mereka.

Namun, rencana itu dimentahkan oleh seorang murid baru, Genji.

GambarChuta Tamura, adalah pengikut pertama genji.

Gambar

Makise Takashi, berhasil ditaklukkan oleh Genji dengan cara yang tidak wajar. Ya, Makise paling tidak tahan dengan cewek sexi. Lalu genji pun mengajak makise untuk kencan buta dan bertemu dengan wanita-wanita sexi.

Gambar

Izaki yang mempunyai basis lumayan banyak bergabung dengan genji setelah melihat kegigihan genji untuk mengalahkan Serizawa.

GambarLalu terbentuk lah GPS. Genji Perfect Seiha.

Cerita berlanjut ketika Tokaji mencuri wanita yang dicintai Genji, Aizawa Ruka. Terjadilah pertempuran yang sesungguhnya di halaman depan Suzuran. Genji yang lebih babak belur akhirnya berhasil membuat serizwa bertekuk lutut dihadapannya. Suzuran pun akhirnya jatuh ditangan Genji. Namun,

Gambar

Rindaman, raksasa yang tidak memihak pada sisi manapun tidak berhasil dikalahkan oleh Genji. Inilah yang menjadi penyebab kenapa suzuran belum berhasil ditaklukkan seutuhnya oleh Genji.

About rahmatnawisiregar

tidak ada sesuatu yang spesial dalam diri ini. masih begitu banyak hal yang perlu saya pelajari. menempatkan diri dalam kondisi kritis, keluar dari zona kenyamanan yang ada, dan yakin bahwa semesta akan mendukung
This entry was posted in film. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s